KHOTBAH ANGGOTA BEKERJA

HIDUP RUKUN DENGAN SEMUA ORANG
Kolose 3:15.”Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu, karena untuk itulah kamu telah dipanggil menjadi satu tubuh.”

Intro:
1. Hidup itu berarti, saling membagi satu sama lain.
Allah bermaksud agar manusia yang diciptakan Tuhan Allah itu hidup bersama dengan aman dan damai.
2. Bersekutu berarti berkumpul bersama-sama, ada hubungan social satu dengan
Yang lain untuk beribadah. Kalau sudah keluar gereja, tunggu untuk makan bersama interaksi social bersama-sama. Seorang penulis mengatakan “tungggu sesudah persekuktuan adalah menunggu untuk penyegaran.

II.BODY:
1. Apa perbedaan persekutuan yang benar dengan yang palsu?
-. Pengalaman persekutuan sejati/sebenarnya. Adalah jujur, ramah satu sama lain, membagi dukacita/luka-luka dihatinya.
-. Mengungkapkan perasaannya/unek-unek dihatinya.
-. Mengakui kegagalannya, Mengatakan keragu-raguannya.
-. Mengakui ketakutannya, kelemahannya. Dan mohon pertolongan dalam doa.
-. Suasana yang yang jujur dan rendah hati.
Persekutuan Palsu:
Berpolitik didalamnya. Tidak pakai ninja, topeng. Sopan santun, tapi diluarnya saja. Hatinya jahat.
-Yohanes 1:47.Yesus berkata kepada Natanael,”Lihat, inilah seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan didalamnya! Jujur/Orang yang lurus hatinya.
-.1Yohanes 1:7, Tetapi jika kita hidup didalam terang, sama seperti dia ada di dalam terang, maka kita peroleh persekutuan seorang dengan yang lain.”
Dunia berpikir keintiman terjadi dalam gelap, tetapi Tuhan Allah berkata keintiman terjadi dalam terang.

2. Dalam Persekutuan yang benar umat mengalami simpati.
_ Simpati adalah saya masuk kedalam dan membagikan rasa sakit/duka dengan orang lain.
_ Simpati mengatakan”Saya mengerti apa yang anda alami dan apa yang anda rasakan.
_ Kolose 3:12. “Karena itu sebagai orang-orang pilihan Allah, yang dikuduskan dan yang dikasihiNya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran.
_ Dalam belas kasihan kita menemukan dua kebutuhan manusia yang mendasar;
1. Seorang untuk perlu dimengerti.
2. Seorang perlu mendapatkan apa yang anda rasakan sebenarnya/sesungguhnya.
Karena setiap saat anda mengerti dan tahu pasti perasaan seseorang, engkau membangun persekutuan yang sukar untuk dipisahkan satu sama lain.
_ Problemanya saat ini kadang-kadang kita tidak ada waktu untuk berbelas kasihan/bersimpati dengan orang lain. Khusuk/asyik dengan luka-luka kita sendiri/masalah kita sendiri.
_ Kasihan pada diri sendiri dan kita tidak berbelas kasihan pada orang lain.
_ Dalam level persekutuan yang sederhana, adalah persekutuan yang saling membagikan dan saling belajar firman Allah bersama-sama.

III. KESIMPULAN

Marilah kita bukan saja sibuk dalam setiap pekerjaan pribadi kita. Tetapi juga sibuk dengan pekerjaan Tuhan yaitu menjangkau jiwa-jiwa untuk dating kepada-Nya. amin

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perceraian dan pernikahan dalam pandangan gereja masehi advent hari ketujuh (GMAHK)

Media Online Dalam Penginjilan