AKU ADALAH AKU


AKU ADALAH AKU
I.                 Pendahuluan/Intro
A.    Ilustrasi
Bagaimana orang begitu gembira ketika jokowi datang, namun jokowi mungkin saja tidak berbuat apa-apa untuk mereka namun mereka tetap gembira dengan riangnya.

II.               Isi/Bodi
A.    Keluaran 3:14
“firman Allah kepada Musa: AKU ADALAH AKU,” Lagi firman-Nya: “Beginilah  kau katakana kepada orang Israel itu: AKULAH AKU telah mengutus aku kepadamu.

Ia adalah satu pribadi  yang sebenarnya, dan ini hanya  ada satu, tidak ada yang lain.
1.      Ilustrasi.
Sir Mambu adalah seorang Rektor Univesitas Klabat, maka ia menjadi somebody.  Statusnya sebagai rektor adalah landasan bagi sir Mambu untuk menjadi seorang yang berarti (somebody), tetapi jika jabatannya dicabut, maka sir Mambu bukan menjadi siapa-siapa lagi (nobody). Yang besar itu sebenarnya adalah jabatannya.
Sir Mambu menjadi seorang yang berarti karena berlandaskan jabatannya.

org + jabatan/status =  besar/berarti (somebody)
Org + tidak ada jabatan/status = tidak berarti (nobody)

Steven adalah orang kaya sehingga banyak orang menyegani dia, dia menjadi seorang yang berarti berlandaskan uangnya.tetapi jika uangnya dicabut,maka dia menjadi bukan siapa-siapa lagi (nobody).

Sebenarnya,siapapun dia, selain “AKU ADALAH AKU,” bukan satu pribadi, atau dikenal dengan istilah “bukan siapa-siap” alias “nobody”.
AKU ADALAH AKU, Dia adalah pribadi yang sesungguhnya, sebap landasannya adalah AKU sendiri.
Ia berlandaskan pada diriNya sendiri, itulah sebapnya ia dapat menyebutkan diriNya AKU ADALAH AKU.

2.      Pertanyaan.
Jika bapak Rektor yang berkata “Jangan kuatir jika kuliah di Unklab,” ?
Jika steven yang kaya berkata “jangan kuatir kita yang akan tanggung biaya kuliahmu?

 Jika Allah mengatakan bahwa jangan kuatir akan hari besok, dalam matius 6:34.
AKU ADALAH AKU yang mengatakan
besok bisa jadi:
1. Besok lusa
2.besok tiga hari depan
3. besok besok lusa. Dst

Tuhan menyediakan kebutuhan kita hari ini tetapi juga kedepan, apa yang kita butukan bukan saja hari ini,tetapi recana hidup kedepan.
bahwa rancangan Tuhan adalah rancangan damai sejahtera bagi kita.

3.      Roma 8:32
Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia.

Allah kita yang adalah “AKU ADALAH AKU” sanggup memenuhi segala sesuatu yang kita butukan bahkan penebusan oleh darah-nya pun telah diberikannya.

III.             Kesimpulan/Conclusi
Marilah kita kita percaya bahwa Bapa kita yang disorga, sanggup memenuhi segala kebutuhan kita mari bawa seluruh beban pergumulan kita kepada-Nya Dia sanggup memenuhi segala persoalan-persoalan kita, karena Tuhan kita yang adalah AKU ADALAH AKU, pribadi yang sebenarnya,dan ini hanya ada satu, tidak ada yang lain.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

KHOTBAH ANGGOTA BEKERJA

Perceraian dan pernikahan dalam pandangan gereja masehi advent hari ketujuh (GMAHK)

Media Online Dalam Penginjilan